About Us

Kamis, 03 Oktober 2013

ASSALAMUALAIKUM WR-WB Selamat Datang Di Blog Dayah Mulia... Blog aneuk dayah mulia.. semoga dengen blog nyoe tanyoe aneuk dayah mulia jeut tabagi-bagi informasi dan ilmu , dan bermamfaat bagi tanyoe bersama. Hidup aneuk dayah mulia. "BEST ADaM" IS THE BEST


Kesimpulan Kajian Kitab Al Mahally Masalah Nikah Di Dayah Darussalam Labuhan Haji



                                                                 Abu Muhammad Amin Mahmud yang akrab disapa Masyarakat
Abu Tumin Blang Bladeh (Pakai Peci Putih) dan Abu Abdul 
Wahab Matang Perlak (Pakai Baju Putih, Rida’ Merah) 
sedang berdo’a pada penutupan acara muzakarah didayah 
darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan




Dayah Darussalam menggelar acara muzakarah ulama se Aceh beberapa waktu yang lalu (19/02), dalam muzakarah tersebut diadakan kajian permasalahan nikah dengan membaca kitab Mahally yang disampaikan oleh Abu Muhammad Amin Mahmud atau yang akrab disapa Abu Tumin Blang Bladeh, dalam pengajian yang disampaikankan Tu menghasilkan 7 poin penting:

1. Sah sebuah pernikahan kalau ada ijab dan qabul

2. Ada dua lafazh ijab dalam akad pernikahan yang umum terjadi di Aceh, yaitu :

a. “Lon peunikah…..dst,” (Bahasa Indonesia : “Saya nikahkan……”)

b. “Ka lon peunikah……dst” (Bahasa Indonesia : “Telah saya nikahkan….”)

Kedua bentuk lafazh tersebut sah menjadi lafazh ijab dalam akad pernikahan, karena keduanya itu merupakan lafazh al-insyaiyah tanpa i’tibar zaman

3. Lafazh ijab adalah al-tazwiij atau al-inkaah atau bahasa non-Arab yang semakna dengan keduanya.

4. Dalam suatu pernikahan, ditunjuk dua orang saksi, sedangkan kedua saksi tersebut fasiq, namun dalam majelis pernikahan tersebut hadir dua orang lain atau lebih yang memenuhi persyaratan sebagai saksi, maka pernikahan tersebut sah

5. Lafazh ijab akad nikah yang benar adalah : “Lon peunikah aneuk lon keu gata….dst” (bahasa Indonesia : “Saya nikahkan anak saya untuk kamu…..dst”), tidak sah dengan lafazh “Lon peunikah gata keu aneuk lon..dst” (bahasa Indonesia : “Saya nikahkan kamu untuk anak saya…dst”), karena yang menjadi mankuhah hanyalah anak perempuan yang dinikahkan.

6. Talak paksa dalam kasus nikah china buta tidak sah talaq tersebut.

7. Berdasarkan penelitian/pemeriksaan Abu Tumin Blang Bladeh terhadap nikah yang dilakukan di Aceh melalui tahkim terdapat tidak sah 96 %, karena tidak mencukupi syarat-syarat sah tahkim. Nikah orang Aceh di Malaysia melalui tahkim sah kalau memenuhi syarat-syarat tahkim.

0 komentar:

Posting Komentar

Akhirul Kalam

Trimong geunaseh ats kunjungan ureung dron ke dalam blog nyoe. Semoga blog DAYAH MULIA nyoe bermamfaat bagi ureung dron bandum. Amin...!

sayang

”Ilmu
Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Join US on Facebook

Nyoe adalah Posted Geutanyoe bersama. Jadi dijaga bersama. Semoga bermamfaat.

Total Tayangan Halaman

MOST RECENT

laba2

Foto Bersama

Content right


widgeo.net

About Me

Foto Saya
Lon Aneuk Teupin Batee.. Lahe Pada 10-12-1993 Di teupin Batee... Natupat Teupin Batee???

Contact

Followers

Social Icons

Bahasa

Catwidget4

topads

Like on Facebook

Become our Fan